Permasalahan gangguan ketertiban jalan raya akibat aksi nekat para remaja di malam hari menjadi isu serius di berbagai daerah, tidak terkecuali di Provinsi Jambi. Menanggapi situasi yang semakin meresahkan ini, otoritas otomotif melalui IMI Jambi mengambil langkah yang sangat tegas namun solutif. Mereka secara resmi menetapkan kebijakan untuk larang balap liar tanpa pengecualian di seluruh jalan protokol. Namun, alih-alih hanya mengandalkan tindakan represif dari pihak kepolisian, organisasi ini menawarkan sebuah alternatif yang sangat menarik bagi para pecinta kecepatan, yaitu dengan memfasilitasi kebutuhan mereka secara legal dan aman.
Langkah berani ini diwujudkan dengan pengumuman bahwa pihak organisasi akan memberikan akses sirkuit gratis bagi siapa saja yang ingin menyalurkan hobinya dengan cara yang benar. Fasilitas ini dibuka secara rutin pada setiap akhir pekan, memberikan ruang bagi para pemuda untuk menguji performa mesin motor mereka tanpa harus kucing-kucingan dengan petugas atau membahayakan nyawa pengguna jalan lain. Kebijakan ini didasarkan pada pemahaman bahwa dorongan untuk memacu adrenalin tidak bisa dihilangkan hanya dengan larangan tertulis, melainkan harus diarahkan ke wadah yang memiliki standar keselamatan yang jelas.
Dengan adanya sirkuit gratis ini, risiko kecelakaan fatal akibat kondisi jalan yang tidak memadai atau benturan dengan kendaraan umum dapat diminimalisir. IMI Jambi menyediakan tim pengawas dan paramedis di lokasi latihan untuk memastikan setiap pengendara menggunakan perlengkapan keselamatan minimal, seperti helm standar dan pelindung tubuh. Program ini bertujuan untuk mengubah mentalitas jalanan menjadi mentalitas atlet. Di sini, para pelaku balap liar diajarkan bahwa untuk menjadi pembalap yang hebat, dibutuhkan kedisiplinan, teknik yang benar, dan pemahaman terhadap regulasi, bukan sekadar modal nyali di jalan raya yang ramai.
Keputusan untuk larang balap liar secara total di jalan umum juga mendapatkan dukungan luas dari masyarakat yang selama ini merasa terganggu oleh kebisingan dan ancaman kecelakaan. Melalui pendekatan yang humanis ini, IMI Jambi ingin merangkul komunitas-komunitas motor yang ada di Jambi untuk menjadi bagian dari solusi. Anggota komunitas didorong untuk mengajak rekan-rekan mereka yang masih sering balapan di jalanan agar mau berpindah ke sirkuit resmi. Insentif berupa pelatihan teknik balap dari instruktur berpengalaman juga sering diberikan pada setiap akhir pekan, menjadikan area sirkuit sebagai pusat pembelajaran otomotif yang positif.