Dunia balap tanah atau off-road di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Jambi, diprediksi akan mengalami lonjakan aktivitas yang luar biasa pada tahun mendatang. Untuk memberikan kepastian bagi para pembalap dan tim, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jambi telah merilis rancangan Kalender Event Grasstrack kegiatan untuk musim balap 2027. Pengumuman ini merupakan langkah strategis agar para mekanik dan atlet memiliki waktu yang cukup panjang untuk melakukan persiapan teknis, mulai dari modifikasi mesin hingga penguatan fisik, guna menghadapi persaingan di lintasan tanah yang terkenal ekstrem dan menantang di wilayah Bumi Melayu ini.
Jambi memiliki sejarah panjang dalam menyelenggarakan ajang grasstrack dan motorcross yang bergengsi. Lintasan-lintasan yang tersebar di berbagai kabupaten seperti Merangin, Bungo, hingga Muaro Jambi memiliki karakter tanah yang unik, mulai dari tanah liat yang licin saat hujan hingga lintasan berpasir yang membutuhkan teknik keseimbangan tinggi. Dalam kalender musim 2027, IMI merencanakan setidaknya ada sepuluh seri kejuaraan daerah yang akan menjadi ajang kualifikasi menuju tingkat nasional. Penambahan kategori kelas baru, seperti kelas khusus wanita dan kelas veteran, juga menjadi inovasi untuk merangkul lebih banyak peminat olahraga ekstrem ini di seluruh lapisan masyarakat.
Persiapan mesin menjadi kunci utama bagi setiap peserta yang ingin naik ke podium juara. Mengingat regulasi teknis yang semakin ketat di tahun 2027, para mekanik dituntut untuk lebih kreatif dalam mengoptimalkan performa kendaraan tanpa melanggar aturan spesifikasi yang telah ditetapkan. IMI Jambi menegaskan bahwa pemeriksaan teknis atau scrutineering akan dilakukan lebih mendalam guna memastikan keadilan bagi semua pembalap. Penggunaan komponen pendukung yang tahan lama dan sesuai dengan standar keamanan internasional menjadi imbauan wajib bagi setiap tim agar risiko kerusakan mesin di tengah perlombaan dapat diminimalkan saat melibas rintangan jumping yang tinggi.
Selain aspek kendaraan, kesiapan fisik dan mental pembalap juga menjadi sorotan dalam sosialisasi kalender event ini. Motorcross adalah olahraga yang sangat menguras energi, sehingga para atlet disarankan untuk memulai program pelatihan intensif sejak dini. IMI Jambi juga berencana mengadakan klinik pelatihan singkat yang menghadirkan instruktur nasional untuk berbagi ilmu mengenai teknik menikung, penguasaan start, hingga strategi menjaga stamina di lintasan yang panas. Dukungan terhadap bibit muda juga diperkuat dengan adanya kelas khusus di bawah usia 12 tahun, sebagai upaya regenerasi pembalap berbakat dari tanah Jambi yang diharapkan mampu bersaing di kancah internasional.