Selain penggunaan otot inti, posisi duduk yang ideal melibatkan penempatan paha yang menjepit tangki bensin secara mantap. Teknik yang dikenal dengan istilah tank gripping ini berfungsi untuk memberikan kestabilan pada tubuh saat melakukan pengereman atau akselerasi. Dengan paha yang menopang tubuh, tangan pada setang bisa tetap rileks dan hanya berfungsi untuk mengarahkan motor, bukan sebagai penopang beban. Posisi tangan yang rileks ini sangat penting untuk mencegah saraf terjepit dan memastikan aliran darah ke jari-jari tetap lancar selama perjalanan melintasi jalanan Jambi yang bervariasi.
Banyak pengendara di Jambi yang salah memahami cara duduk di atas motor sport. Mereka cenderung menumpukan seluruh berat badan pada telapak tangan dan pergelangan tangan, yang kemudian merambat ke bahu dan punggung. Hal ini tidak hanya menyebabkan kelelahan otot, tetapi juga mengurangi kontrol terhadap kemudi motor. Menurut IMI, kunci utama untuk Posisi Duduk menghindari nyeri punggung adalah dengan menggunakan otot inti atau core muscles untuk menyangga berat tubuh bagian atas. Dengan mengencangkan otot perut, beban pada tulang belakang dapat terdistribusi secara lebih merata.
Faktor ketinggian dan jarak antara jok ke setang juga harus diperhatikan. Setiap pengendara memiliki proporsi tubuh yang berbeda, sehingga terkadang diperlukan sedikit penyesuaian atau modifikasi ringan pada komponen motor sport agar lebih ergonomis. IMI Jambi menyarankan agar siku tetap dalam posisi sedikit menekuk, tidak terkunci lurus. Siku yang menekuk berfungsi sebagai peredam kejut alami saat motor melewati jalanan yang tidak rata atau lubang. Jika tangan lurus terkunci, setiap guncangan dari roda akan langsung diteruskan ke sendi bahu dan tulang punggung, yang menjadi pemicu utama peradangan jaringan otot.
Penggunaan perlengkapan tambahan seperti sabuk penyangga punggung (back support) juga bisa menjadi solusi bagi pengendara yang sering menempuh jarak jauh di wilayah Jambi. Sabuk ini membantu menjaga postur tulang belakang tetap tegak dan mengurangi tekanan pada diskus intervertebralis. Namun, alat bantu ini tetap harus dibarengi dengan latihan fisik untuk memperkuat otot-otot pendukung punggung. Olahraga ringan yang fokus pada fleksibilitas punggung dan kekuatan perut sangat dianjurkan oleh para pakar keselamatan berkendara agar tubuh lebih adaptif dengan posisi merunduk khas motor sport.