Kondisi Sirkuit Kalan di Samarinda semakin memburuk dan menjadi sorotan utama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur. Lintasan balap yang merupakan satu-satunya di daerah ini kini dalam kondisi memprihatinkan. Permukaan aspal yang retak, berlubang, dan bergelombang membuat Sirkuit Kalan rusak berat. Hal ini tidak hanya mengancam keselamatan para pembalap, tetapi juga menghambat perkembangan olahraga otomotif.
IMI Kalimantan Timur telah berulang kali menyuarakan kekhawatiran mereka. Kondisi Sirkuit Kalan rusak berat telah menyebabkan banyak event balap terpaksa dibatalkan atau dialihkan ke lokasi yang tidak representatif. Ini tentu merugikan bagi para pembalap, promotor, dan komunitas otomotif yang telah lama mendambakan fasilitas yang layak.
Ketua IMI Kalimantan Timur, Ahmad, mengungkapkan bahwa banyak pembalap muda yang akhirnya nekat berlatih di jalan raya. “Ini sangat berbahaya dan bisa memicu kecelakaan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi Sirkuit Kalan rusak berat secara tidak langsung turut andil dalam maraknya balapan liar yang meresahkan masyarakat.
Selain lintasan, fasilitas pendukung sirkuit juga tidak luput dari kerusakan. Paddock yang tidak terawat, tribun yang tidak layak, dan sistem drainase yang buruk semakin memperparah kondisi. Saat hujan, genangan air di lintasan menjadi pemandangan biasa. Semua ini menegaskan bahwa Sirkuit Kalan rusak berat dan membutuhkan perbaikan segera.
IMI berharap pemerintah kota dapat segera mengambil langkah konkret. Mereka mendesak agar alokasi anggaran untuk revitalisasi sirkuit segera disiapkan. Menurut IMI, perbaikan ini tidak bisa ditunda lagi. Sirkuit yang layak adalah investasi untuk masa depan olahraga dan keselamatan masyarakat.
IMI juga menawarkan diri untuk berkolaborasi dengan pemerintah. Mereka siap memberikan masukan teknis dari para ahli agar perbaikan yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan standar balap. Sinergi antara pemerintah dan komunitas sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah ini.
Perbaikan sirkuit juga akan membawa dampak ekonomi yang positif. Jika sirkuit kembali berfungsi dengan baik, event balap berskala nasional bisa digelar. Ini akan mendatangkan pengunjung dari luar kota dan menggerakkan roda perekonomian lokal. Potensi ini seharusnya tidak diabaikan begitu saja.
Selain itu, sirkuit yang layak juga dapat digunakan sebagai sarana edukasi. Pelatihan keselamatan berkendara dapat diselenggarakan secara rutin, membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Sirkuit adalah solusi yang komprehensif untuk banyak masalah.
Dukungan dari masyarakat juga sangat diharapkan. Dengan bersama-sama menyuarakan kebutuhan ini, diharapkan pemerintah dapat lebih cepat bertindak. Jangan sampai bakat-bakat muda terhenti karena fasilitas yang tidak memadai.
Kondisi Sirkuit Kalan saat ini adalah cerminan dari kurangnya perhatian. IMI berharap pemerintah segera memberikan solusi. Sirkuit adalah aset berharga bagi Samarinda dan harus segera diselamatkan.